cinta Stop Dreaming Start Action
Stop Dreaming Start Action yang satu ini adalah tentang cinta. Ada kisah yang ingin saya sampaikan, karena ini adalah pengalaman pribadi saya, maka saya ingin hal ini tidak anda alami seperti yang pernah saya alami. Saya pernah menaksir seorang wanita yang ayu, dari pekan baru. Tetapi beberapa hal yang mengganjal, seperti misalnya dia adalah seorang adik dari orang yang sangat saya kenal dengan sangat baik. Jadi disini saya hanya mengandalkan gengsi yang tinggi dan sebenarnya saya mengumpulkan keberanian dalam tiga bulan untuk menyatakan cinta kepadanya.
Jadi selama tiga bulan, saya bekerja sangat rajin, bahkan teman teman satu perusahaan sangat heran melihat saya. Saya yang biasanya masuk kerja jam tujuh dan bangun pagi jam tujuh juga, berubah total, karena sedang kasmaran terhadap seseorang. Saya sekarang tidak malu mengakuinya, kalau saya memang mencintainya, tetapi sekarang ini sudah terlambat, karena saya tidak menggunakan Stop Dreaming Start Action.
Jadi selama saya mengumpulkan keberanian untuk mengungkapkan cinta saya, selama tiga bulan tersebut, saya bangun lebih pagi, walaupun malam hari mata tidak terpejam, bekerja lebih rajin, bahkan teman teman satu perusahaan meledek saya terus-terusan, tetapi saya diam saja dan cuma tersenyum saja (biasanya akan saya balas mereka, bahkan kalau nggak karena sedang kasmaran, ada beberapa teman yang pernah kena siram air minum karena meledek saya).
Pada saat saya sedang mengumpulkan keberanian tersebut, muncullah orang ketiga (kayaknya nggak ada orang ketiga deh, karena saya belum jadian), yang langsung menembaknya.
Beberapa hari setelahnya, barulah saya tahu bahwa mereka akan melaksanakan pernikahan yang membuat tubuh saya meleleh, tulang ini rasanya jadi kapur, hancur. Dan diperparah lagi dia menunjukkan dan mengenalkan calonnya kepada saya.
Disaat itulah saya baru sadar dan merasakan, bahwa beberapa sastrawan yang pernah mengatakan, “bibir tersenyum hati merana” . Menangis? sudah tidak ada gunanya dan yang paling parah adalah penyesalan yang paling besar dalam hidup saya. Sebelum sempat saya mengucapkan pengakuan saya kepadanya tentang cinta saya, malah didahului oleh orang lain. Yang paling tidak enak dalam hal ini adalah, wajahnya selalu lengket dipelupuk mata saya, semakin saya berusaha menghapusnya, semakin lengket dan semakin jelas wajahnya dipelupuk mata saya, apalagi saat mau tertidur.
Stop Dreaming Start Action, buat yang pernah mengalami seperti saya, saya turut merasakan suasana hati seperti itu, karena kita adalah orang yang tidak memiliki keberanian untuk cinta, padahal kita semua tahu bahwa nasib baik selalu berpihak pada pemberani. Kalau misalnya keberanian yang lain, memang saya diakui oleh teman teman saya, bahkan mereka juga mengira untuk yang satu ini saya juga pemberani. Tapi nyatanya saya adalah budak dalam hal yang satu ini.
Agar tidak menyesal seperti saya, Stop Dreaming Start Action, lakukan, ungkapkan rasa yang terpendam, katakan saja rasa itu, tidak perduli apapun akibatnya. Kalau kita ditolak itu bagus, setidaknya, kita berusaha meraih kebahagiaan. Tetapi kalau tidak kita ungkapkan, penyesalannya seumur hidup, percayalah rasanya sakitttt banget.
Jangan sampai menyesal..
Tags: cinta, Stop Dreaming Start Action








